Sampah Zaman Now

Sumber Gambar : www.google.com


Dalam beberapa tahun belakangan ini, gue mengalamin keraguan karakter dalam menulis, keraguan memilih kamu sebagai pasangan hidup dan keraguan memilih bernafas melalui hidung atau mulut, mula-mula gue menulis dengan tulisan yang serius dan terkesan kearah pandangan hidup, yang kedua ialah sesudah yang pertama, gue menulis dengan pikiran absurd dan yang ketiga kembali lagi menulis dengan serius, namun lebih kepengalaman hidup.

Dari semua tulisan tersebut, gue menyadari kalau gue ini adalah seorang manusia yang bisa bernafas melalui hidung ketika sehat dan mulut ketika hidung tersumbat, gue nggak berbakat dengan tulisan serius karena karakter gue jauh dari kata serius, gue lebih senang berpikir absurd dan menjadikan sesuatu untuk layak ditertawakan dan dinikmati.

Gue lebih senang menulis kayak gini, nggak terhalang sama aturan dan terkesan acak-acakan, namun ada sedikit manfaat yang bisa dipetik, seperti bikin pusing kepala para pembaca dan membuat darah para pembaca naik, naik keatap rumah.

Begitulah gue, candaan khas yang nggak nyambung dan ditambah pikiran absurd membuat tulisan gue nggak bernilai, kalau mau diadu sama sampah, lebih berharga sampah dari tulisan gue. Untung aja sampah nggak mau diadu sama tulisan gue karena sampah menyadari harga diri dia bisa turun ketika melawan tulisan gue. Sebegitu hinanya tulisan gue, sampai-sampai sampah aja nggak mau diadu sama tulisan gue.

Emang keterlaluan sampah zaman now, terlalu sombong dan merasa diri dia lebih hebat dari pada tulisan gue, padahal masih ada langit diatas langit, masih ada sampah diatas sampah, yaitu orang-orang munafik. Hari ini bicara A, besok-besok bicara B, hari ini berjanji C, besok-besok melakukan D, hari ini berkata dia amanah, sudah diangkat jadi pemimpin dia pura-pura Amnesia. Begitulah sampah, sesudah banyak dosanya baru ketahuan baunya.

Ingat teman-teman, tulisan gue bisa jadi benar ketika dibaca dengan benar, sampah baru bisa dipakai lagi setelah didaur ulang, orang-orang munafik baru bisa benar setelah dapat azab yang pedih dan gue bisa jadi benar ketika kamu dan aku bisa menjadi kita.

14 komentar:

Niki Setiawan mengatakan...

Kenal blognya Niki Setiawan g?
Tuh bocah tulisannya absurd bener
Gw pengen kayak dya
Idola gw banget

Wong Crewchild mengatakan...

pak lek ku bilang, sak karepmu le.. :)

Djangkaru Bumi mengatakan...

Kalau saya, nulisnya juga asal nulis, maklum saja karena hanya tamatan sekolah dasar. Sehingga saya tidak tahu atau belum tahu tata cara baku tentang penulisan yang benar. Tapi saya menikmati saja, walau kadang ada pembaca yang kesulitan mencernanya.

Dwi Sugiarto mengatakan...

Blog punya gue ya terserah mau nulis ape tapi tetap dalam koridor kepatutan...jangan sampai kena UU ITE

Eka Fikry mengatakan...

ada temen brimob gue yang bilang: "Kalau ragu-ragu, lebih baik tidak usah"...eaaaaaa...

Dzaky Dewan mengatakan...

Absurb itu apa ya gan!?

himawan sant mengatakan...

Bener tuh kata Dwi Sugiarto, jangan sampai kena UU IT
Hehehe

Sungai Awan mengatakan...

yang penting sehat-sehat semua kan?
Alhamdulillah

Kang Nata mengatakan...

menulislah dari sisi / gaya yang kita senangi saja dulu Mas, asal jangan melanggar Hukum Negara Dan Agama, serta TOS Google.

Jangan paksakan menulis utk meniru cara orang lain sebab itu akan terasa berat.

tidak masalah Absurd,...namanya juga belajar ,,,, saya juga sering tulisan saya Absurd. :)

hendi 1985 mengatakan...

Kalo cara nulis sih ga mesti ngikutin aturan yang penting isi tulisan ga ngelanggar aturan toh...

Idris Hasibuan mengatakan...

Yang penting menulis yang bermanfaat dan positif saja mas, klo negatif jangan lah

vika hamidah mengatakan...

Apapun yang menurut akang baik untuk ditulis,, ditulis aja kang.. Kami pasti suka dengan tulisan yang benar-benar dari hati, bukan muna muna yaa.. hehehe Semangat belajar menulis kang

Liana mengatakan...

haha tos!
bacanya asyik juga. kalo gue lebih suka nulis sesuai diri gue kak.
ngalir apa adanya dan engga berat, engga bikin pembaca bingung mncernanya :D

Agus Supriyono mengatakan...

Kunjungan pertama ane...salam kenal aja deh...
Yang penting percaya diri dari pada konten copas he...

Posting Komentar