Doel VS Gue

Sumber  Gambar : www.google.com


Banyak orang yang mengatakan gue itu bego, padahal gue nggak bego-bego amat, gue itu hanya sekedar absurd dan sedikit agak gila, jadi gue adalah orang absurd yang mengatakan diri gue sendiri sedikit gila, alasan utama gue dikatakan bego adalah seringnya gue menolak untuk bekerja dibeberapa Perusahaan dan Instansi Pemerintahan, pertama pasca lulus Kuliah, gue menolak bekerja disebuah Bank Swasta Nasional, kedua gue menolak bekerja di Instansi Pemerintahan, ketiga gue menolak bekerja di Perusahaan Tambang Batu Bara dan keemapat gue ditolak cewek gebetan gue.

Alasan utama gue menolak bekerja disana biar dibilang keren aja sama teman-teman, ini menurut pandangan gue sendiri dan berbanding terbalik menurut pandangan teman-teman gue ke diri gue, mungkin aja ada yang bilang bego, bodoh, tolol, maniak seks, kecanduan film porno, mabuk lem, suka ngupil dan sebagainya.

Gue nggak terlalu perduli sama pandangan mereka ke gue, gue hanya perduli tentang hubungan kita gimana entarnya, apabila uang mahar belum terkumpul ? Do’ain aja, semoga Kartu Indonesia Mahar (KIM) bakalan ada dan cepat berlaku !

Sebenarnya gue menolak untuk bekerja disana karena lebih ke perasaan nyaman atau nggak, apabila loe pernah nonton sinetron Si Doel Anak Sekolahan, maka loe bakalan mengerti kenapa alasan gue nggak bekerja disana. Ini bukan soal Perusahaan atau Instansinya yang jelek, tapi ini hanya soal perasaan kenyamanan gue atau gue-nya aja yang udah jelek dari sananya, kayaknya ini yang jauh lebih tepat, gue jelek dari sananya.

Doel yang penuh pendirian dan jujur itu loe ibaratin adalah gue, walaupun nggak terlihat cocok, tapi tolong dicocok-cocokin aja, Doel ganteng, gue agak gantengan, Doel diperebutin cewek, gue juga diperebutin cewek, yaitu Nyokap dan Nenek gue apabila mau pergi ke Pasar, setelah urusan di Pasar kelar, gue kembali menjadi sebatang kara, Doel udah jadi Gubernur di dunia nyata, gue masih mengkhayal menikah sama Chelsea Islan.

Sinetron zaman dulu enak ditonton, syarat akan manfaat dan tujuan yang mau disampaikan, sinetron zaman now juga sama, syarat akan manfaat dan tujuan juga bagi orang penuh prasangka baik, melihat sinetron Geng Motor berantem, dijadiin pelajaran agar nggak kayak gitu, melihat pasangan muda-mudi memadu kasih, ingat istri di rumah biar lebih romantis di ranjang, lihat yang agak seksi, ingat mikir jorok bikin pusing kepala atas dan bawah.

Sinetron zaman dulu sama zaman now nggak ada perbedaan menurut gue, sama-sama membawa misi, Doel membawa misi budaya betawi dan personal yang teguh pada pendiriannya serta jujur, sementara sinetron zaman now juga sama, membawa misi juga, cuman misi apakah itu ? Gue sendiri juga nggak tau karena gue jarang nonton sinetron zaman now.

33 komentar:

Ummi Hani mengatakan...

Kita memang butuh pekerjaan, tapi kita juga butuh kenyamanan dalam bekerja
setiap orang punya prinsip
jadi kita bebas tentukan sendiri pilihan
tp jangan sering menolak nanti menyesal loh hehe

Eri Udiyawati mengatakan...

Hahahah.. bisa aja nih... tapi bener siih, mending cari pekerjaan yang nyaman dan sesuai passion. Syukur-syukur bisa buka lapangan kerja, itu keren banget, Bro..

satria salju mengatakan...

Haaahaaa!!! Koplak juga antara Doel dan loe tolong!! .... Sinetron doel sama sinetron zaman Now sama2 punya misi...heem!!

Berarti loe sama si doel satu tujuan beda misi mungkin yaa! Tong!! 😂😂😂😂 Maantep dah..👍👍👍

dear anies mengatakan...

setuju dengan kata2 ummi hani ;-)

Dwi Sugiarto mengatakan...

Semoga cepat dapat pekerjaan yang sesuai dengan hati...biar nggak dikatain bego lagi

Agus Warteg mengatakan...

Iya ya, kalo dulu sinetron itu punya misi, misalnya si Doel anak sekolahan itu misi memperkenalkan budaya Betawi.

Kalo sinetron sekarang, kalo ga klenik ya absurd dan asal rating tinggi saja biarpun tak tahu misi yang dibawa apa.😂😂😂

Darwin mengatakan...

penolakan yang keempat, ternyata di tolak bro, haha

Anissa Auliasari mengatakan...

Hehehe tulisan kocak namun memiliki nilai pilosofis

Sungai Awan mengatakan...

tidak ada manusia yang tercipta bego
semuanya memiliki akal sehat mas

Idris Hasibuan mengatakan...

Hahaha,, klo gue yg jadi teman lo juga pasti mikirnya sama kaya mereka, menolak pekerjaan sah-sah saja, tapi pilih lah salah satu diantara kerjaan biar bisa ngumpulin mahar #absurd gak ya

vika hamidah mengatakan...

Kalau sekarang gak ada misi sama sekali menurut syaa sinetron jaman now, malah ada beberapa film yang kurang mendidik dan tidak layak ditonton untuk anak dibawah 17tahun.. Semoga pertelivisian semakin baik lagi kedepannya yaa.. Aminn

herva yulyanti mengatakan...

tempatnya keren klo ga nyaman ttp bikin bekerja ga pake hati aseeek

uda lama ga nonton tv ga tau deh sinetron skrg begimana??

Suryani Palamui mengatakan...

Ya Allah tulisannya menghibur banget. Ada bakat jadi pelawak mas. Serius. Hahaaa..

himawan sant mengatakan...

Ironisnya, banyak pekerja di Indonesia yang berkesempatan kerjanya ngga sesuai passion dirinya.
Mau ngga mau tetap harus menjalaninya demi kebutuhan hidup.

Dian Restu Agustina mengatakan...

Berarti punya pendirian..enggak cuman ikut-ikutan. Salut!

Obat Sakit mengatakan...

menurutku masih bagus Doel jaman dahulu mas

Nia Tanaya mengatakan...

Mas ini lagi ga butuh kerja ya, di luar sana banyak lho yg nyari2 smpe nangis,its ok.lah kalau alasan nyaman, sayang jg ya di tolak semua.

eh ini saya pjg lebar, btw salam kenal ya mas admin..

farida mengatakan...

hehehe... trus sekarang kerja di mana bang?

Gigip Andreas mengatakan...

Setelah baca tulisan ini sekarang gue yakin penulisnya emang absurd. Hmm..

Eksapedia mengatakan...

Eamng sih,,, kenyamanan dalam bekerja itu point utama yg perlu digaris bawahi :D

adin dilla mengatakan...

Duh. Maksudnya mau bandingin sinetron dulu dan sinetron sekarang. Tetap juara yang enggak nonton sinetron sih. Haha

Sabda Awal's Blog mengatakan...

saya ga pernah nonton si doel,,, jd ga tau kenapa dia nolak semua perusahaan2 itu...

nyatanya dirimu cukup hebat ya sebagai maniak seks dan kecanduan film porno, eh salaaahhh hebat karena menolak 3 tempat kerja yang valuable di mata orang2, cuma karena alasan kenyamanan hati lalu menolak semua itu.

memang kalau udah urusan hati ga bisa dipaksa, biarlah sederhana tapi hati bahagia

Ana Sriwahyuni mengatakan...

sik yo mas, saya belum nyaman membacanya... sik yo saya baca lagi... :)

Kang Nata mengatakan...

Dulu saya pernah seperti itu males masuk PNS.... tapi setelah beberapa tahun kemudian, saya baru nyadar kalau hidup ini susah dan butuh biaya besar.

Ego memang tidak bisa ditukar dengan Uang, apalagi dibelanjakan ke Indomaret, padahal perut sakit akibat menahan lapar. :) hehehehe...... nasib..nasib.... :)

Vanisa Desfriani mengatakan...

:))

Hans mengatakan...

Sinetron jaman sekarang membawa misi keburukan.
Hidup harus serba mewah dan ngalay, wkwkwkkw :))

Anisa AE mengatakan...

Jadi diri sendiri lebih baik, biarlah orang bilang gila atau apa. Haha.

Akhmad Muhaimin Azzet mengatakan...

Saya nontonnya yang jaman dulu, seperti ACI (Aku Cinta Indonesia), hehe...

Muhammad Affip mengatakan...

Gue juga dong, dulu waktu gue baru lulus smea (sekarang smk) ada yang nawarin kerja di PLN dan bank BRI. syaratnya bayar seratus ribu. gua tolak, gue pikir gak nyogok aja gak bakalan gue kerja disitu apalagi pake nyogok. ya, lebih ke gimana kata hati, jadi biar sampe sekarang miskin yang penting hepi hihi

Amirotul Choiriah mengatakan...

Yang penting nyaman aja sih kalau bekerja. Percuma aja kalo gaji gede tapi kita tersiksa akibat tekanan pekerjaan dan bos yg seenaknya sendiri. Nyaman itu nomor satu lah kalau saya.

Risna mengatakan...

Yang komen para komentator tetaap kayaknya xixi maap ya senior 😛, koreksi 1. Semoga KIM nya cepet jadi hihi, 2. Tidak ada Makhluk Alloh Yang jelek, jika kita bilang Ciptaan Alloh itu jelek maka secara tidak langsung Kita menghina Penciptanya, contoh kok sandal ini jelek siapa yang buat? Si a ooh pantes, bgtu kira2, penciptaan Makhluk Apalagi Manusia adalah sempurna hanya saja ada keunikan disetiap Ciptaan itu. 3 doel udah jadi gubernur Mz 😛

Mugniar mengatakan...

Hm .... baiklah :D

Hendra Suhendra mengatakan...

Pandangan setiap orang memang berbeda. SEmoga cepat dapat kerjaan, biar anu.... Sinetron zaman old sarat makna dan edukasi.

Posting Komentar