Ganteng yang Difitnah

Sumber Gambar : www.google.com


Gue mau orang-orang mulai berfikir cerdas dalam menyikapi sesuatu, meskipun gue absurd dan rada sedikit gila, gue mencoba mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai tujuan negara kita yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, gimana caranya ?

Sebaiknya pertanyaan ini jangan ditanyakan ke Dora The Adventure, entar tambah rumit dan bikin pusing para pembaca aja, caranya gini, bukan gitu, yaitu orang-orang harus mulai berani menyatakan pendapat dan pemikiran dia sendiri berdasarkan fakta dan alasan yang logis.

Mulai berat pembicaraan gue, agar meringankan bawa ngopi dulu baru tumpahin ke Gadget masing-masing, gue yakin bakalan ringan hati loe marah-marah, gue mau orang-orang berani menyatakan pendapat dan pemikiran dia, terserah mau didengar orang atau nggak, yang penting sampaikan dulu.

Gue sedang kesal sama yang namanya tenaga kerja asing, gue mulai menyatakan pendapat dan pemikiran gue, gue mengatakan tenaga kerja asing yang memang tenaga ahli tentu boleh bekerja dan emang harus dipekerjakan agar meningkatkan skill tenaga kerja lokal, tapi kalau cuman kemampuan sekedar jadi buruh kasar, kami warga lokal juga bisa dan jauh lebih hebat, faktanya dimana ? Tanya Mbah Google, gue yakin bakalan banyak yang keluar, itu nggak logis dan nggak bisa dijadikan fakta ! Tanyakan pada hati nurani loe, benar nggak kayak gini dan jika loe masih nggak percaya, datang ke Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah, silahkan bertanya pada penduduk disana tentang tenaga kerja asing, insya Allah loe semua bakalan mendapatkan fakta yang bikin hati loe menjerit.

Cara-cara kayak gini yang bakalan membuat orang lain cerdas dan berfikir, benar atau nggak loe cari faktanya, ternyata benar, kemukakan pendapat loe, jika loe diam aja, sampai loe mati nggak bernafas lagi nggak bakalan ada yang tau pemikiran loe, kecuali ada yang bisa baca pikiran loe, seperti gue. Gue sebenarnya bisa baca pikiran orang yang sudah dikemukakan dan nggak bisa baca pikiran orang yang belum dikemukakan, inilah kehebatan gue yang sebenarnya, beda sama yang lain, yang lain pasti ketinggalan Bus, apabila jalan kaki.

Kemukakan aja pendapat loe, ini negara demokrasi dan loe dilindungi Undang-Undang ketika menyampaikan aspirasi, nggak bakalan ditangkap Polisi, asalkan jangan menyebar hoax dan menghina, misalkan aja loe ngatain gue ganteng dan menyebut gue mirif Reza Rahadian, itu adalah bentuk hoax dan fitnah, itu yang bisa ditangkap Polisi apabila gue nggak terima, sayangnya gue menerima dikatain ganteng dan mirip Reza Rahadian, jadi loe aman memfitnah dan menyebarin hoax tentang gue.

Mau bagaimana-pun, mau hoax itu membangun atau nggak, yang namanya hoax tetap hoax, nggak baik dibiarkan dan harus diantisipasi, bisa dengan memperbanyak minum air putih, bisa 1000 L/Hari atau bisa juga dengan mengkonsumsi buah mengkudu tiap jam, gue yakin hoax bakalan bisa dihentikan karena yang bikin hoax udah masuk rumah sakit semua.



38 comments:

Ummi Hani said...

Ada apa dengan hoax? Apakah sudah overdosis buah atau sedang bolak balik kamar kecil alias beser hehe

Sangat miris dengan kondisi sekarang.

himawan sant said...

Eiits, siapa tau wajah asli Ramadani Idaham malah lebih mirip aktor Leonardo DiCaprio ... , kan selama ini kita2nya cuma lihat gambar profil gambar tokoh kartun.

Ya ngga ?.
Bukan hoax kan 😉 ?

Dwi Sugiarto said...

TKA memang payaah...buruh kasar juga di sikat

Rahmat Fadhli said...

ngomong-ngomong ttng TKA bener juga, gak cuma tenaga kasar ternyata sekelas universitas pun juga pake dosen asing sekarang. padahal dosen indonesia juga gak kalah pinter.
ah serius amat, gue mau ke indomart nih, mau nitip kagak? kwkwk

Amallia Sarah said...

Kalau menurut ku skrg TKA sudah banyak sekali di Indonesia. Sehingga kesempatan tenaga dalam negeri untuk mendapatkan pekerjaan agak berkurang

dunia kecil indi said...

Ngomong-ngomong aku juga setuju dengan yang kamu bilang soal TKA 😪

Agus Warteg said...

Masalah tenaga kerja asing ya kang, memang miris kalo tenaga lokal dipinggir kan kalo kualitas sama. Semoga pemerintah lebih bijak soal TKA.

astria tri anjani said...

Wa...ha..ha... Ngakak terus baca tulisan ini, kayaknya bakat jadi komedian atau komika nih

AuL Howler said...

-____________-

Udah serius serius taunya...
wkwkwkwkkw

Btw yang bikin hoax belum di ruamh sakit kok
Masih di rumah, disumpel pake obat warung dulu soalnya wkkw

Dewi Ratih Purnama said...

buruh kasar pun impor juga skrg..ckckck

Eksapedia said...

Hahahaha... gokil gokil.. gue suka gaya loe :D
btw kok penasaran sama wajahnya mas Ramadani Idaham ini :D

Akhmad Muhaimin Azzet said...

Bila ingin mengonsumsi buah mengkudu tiap jam sulit mencari buahnya yang masih seger dari pohon, sekarang banyak kok dijual ekstraknya di apotik, itu asli gan, bukan hoaks...

Djangkaru Bumi said...

Justru kerja kasar itu, warga lokal gengsi dan malu :)
Maunya menduduki tempat yang strategis tapi tidak punya skil. Dan sudah gitu minta gaji tinggi pula. Aduh jadi ikut an hoax nih.

Reyne Raea said...

Bingung juga sih masalah TKA ini, terutama yang dari China, lah dari Indonesia juga banyak banget yang jadi TKI di China.

Jadi berandai-andai, gimana kalau Indonesia melarang TKA masuk lalu China pun demikian hmm...

Obat Sakit said...

peraturan makin ketat
hoax banyak yang ditangkap

Anak3 said...

Jiahh baru di rezim ini ada hoax membangun... Nah ini hoax juga bukan yaa. Au ah gelap, mending minum juss aja..:)

vika hamidah said...

Intinya yang suka bikin hoax orang sakit semua ya gan wkwkkw.. Adaada aja emang,, aalagi mendekati pilkada nih,, makin banyak hoax bersebaran wkwkkww

Dian Restu Agustina said...

TKA oh TKA..ngomongin ini enggak ada habisnya!
Ayo semangat kalahkan mereka!

Kang Nata said...

Baca nama admin blog kece ini saya jadi ingat bahwa Bulan Ramadhan sebentar lagi akan menghampiri.

Semoga dng datangnya bln Ramadhan para pelaku Hoax segera Insaf dan banyak2 muter2 tasbih. :)

Vanisa Desfriani said...

betul, namanya hoax tetep hoax :)

Anggun Josie Pasemawati said...

Untung ga lg minum kopi,jd gadget aman 😑
Yg penting jangan ikut2an nyebar berita hoax deh. Makin ngetren nanti si hoax

Ahmad Zaelani said...

Jadi apa hubunganya ganteng yang difitnah dengan TKA bro hahah ??? gue juga sering sih di fitnah kayak gitu, katanya gue mirip ricky harun... jhahah . bener gak sih bro ?? :D

Ridsal yahfin said...

kayaknya yang menyebar hoax ingin dikatain ganteng :D

Anisa AE said...

Miris melihat hoax makin merajalela dan dengan mudah disebarkan.

Yang terpenting kita jangan sampai terpengaruh dan ikutan menyebar berita hoax.

bella agmia said...

Aku setyju kalo yg ini malah merasakan bgt kalo tak byk ditemui loh. Miris

Mangs abdul said...

hoax pdahal fitnah.stop hoax

Wisnu Tri said...

Emang beneran ada TKA di Morowali *ini ketinggalan berita abis*

Ella fitria said...

Kok aku gagal fokus sama morowali ya? Keinget mantan pernah tugas di sana beberapa bulan :(

Andi Nugraha said...

Besok post lagi kasih foto asli biar nggak hoax ya, Bang :D
Yang nyebarin hoax cidukin aja harusnya tuh, biar RS penuh..haa

Mugniar said...

Dikatain ganteng, meskipun hoax itu menyenangkan, ya :D

Eka Aprilya said...

Sepertinya TKA semakin merajalela di negeri kita

Dunia Zumal said...

Rupanya di Indonesia senarionya sama seperti Malaysia ya, kebanjiran orang luar mengambil alih kerja orang lokal

Idris Hasibuan said...

Atau jangan2 bukan hoax yaa... mukanya sekelas artis negeri ginseng kali , hgaha

Dyah Yasmina said...

Jadi yang hoax itu masalah gantengnya, kan? *eh*

Zulaeha Achmad said...

Yang namanya hoax ya hoax ya, tapi masalah kebanjiran TKA itu fakta kok, mertua iparku ngeluh begitu juga di Kalimantan. :(

Darwin said...

hahaha, bro postingan lu kocak, tapi kereen

Zahrah Nida said...

Saya setuju. Geram sekali rasanya. Ada teman yang magang di kantor imigrasi, dan emang benar dia menyaksikan sendiri banyak bangettt WNA (Cina apalagi) yg datang kesini.

Pemerintah menutup-nutupi fakta itu.

Jelas lebih ganteng Kamen Rider lah.

Amanda Ratih said...

kita kesel sama TKA, tapi apa kabar kita yang mencoba kerja di negara tetangga, dianggap parasit juga nggak ya?

Post a Comment