Ditangisin karena Hutang

Sumber Gambar : www.google.com


Mensyukuri atas segala pemberian Allah SWT telah menjadi kebiasaan gue dan terus gue tanamin kedalam benak gue, nggak peduli bala atau musibah sekali-pun gue selalu bersyukur karena gue percaya bala dan musibah apapun yang gue terima, pasti ada kebaikan didalamnya.

Paragraf pertama artikel gue kali ini keren banget dan gue yakin loe semua pasti setuju dengan gue, kalau nggak setuju, usahain aja untuk setuju, kalau masih nggak bisa, gue do’ain bagi yang nggak setuju sama paragraf pertama artikel ini bakalan dapat istri cantik, bahenol dan orang kaya, tapi setelah menikah satu hari loe meninggal dunia.

Do’a gue awalnya aja baik, akhirnya ngenest, kasian yang nggak setuju, baiklah kita lanjutin sampai selanjut-lanjutnya, bala dan musibah pasti ada kebaikan didalamnya, misalnya aja anak loe meninggal dunia, terus loe menyalahkan Allah SWT atas semua kejadian tersebut, padahal ada hikmah yang bisa loe ambil buat dijadiin istri, bukan hikmah nama orang, pelajaran maksudnya, yaitu mati itu bukan tergantung tua atau muda, yang muda bisa aja duluan, apalagi yang tua, maka dari itu, bagi yang udah tua harap bersiap.

Gue yang masih muda, ganteng (hoax), tajir (hoax), jomblo ngenest (fakta) bisa aja mati duluan dan meninggalkan kalian semua, gue yakin loe semua bakalan sedih dengan kepergian gue, bahkan sampai ada yang menangis tujuh hari tujuh malam karena hutang gue belum lunas.

Nggak apa-apa loe menangis karena hutang gue belum lunas ke loe, yang terpenting terima kasih karena udah nangisin gue, itu tandanya gue berharga di mata kalian semua sama kayak belek, antara terlalu percaya diri sama mengharap ditangisin itu beda-beda tipis.

Banyak bersyukur membuat hidup loe lebih nikmat dan loe lebih banyak tersenyum dari pada menangis, lebih banyak tertawa dari pada menangis, lebih banyak bahagia dari pada menangis, panjang lebar menulis ini dan itu, intinya bersyukur membuat loe bahagia.


10 comments:

dear anies said...

lain syakartum laaziidan nakum walain kafartum inna 'azaabi lasyadiid...

Himawan sant said...

Kayak-kayaknya pengakuan diri haox ketampanan seorang Ramadani Idaham itu hanyalah fitnah,,deh ...,
aku ngga percaya .... aku ngga percaya ...

Faktanya setampan Arjuna kan ?
Hehehe

Vanisa Desfriani said...

gantengnya hoax, berarti cantik dong kaya akuu? wkwkwkwk

vika hamidah said...

Banyak bersuukur biar selalu bahagia.. kalau punya hutanh bersyukur juga ga kak? Wah tajirnya fakta kali yah? Terlihat dari gaya bahasanya hedon beuh wkwkkw

Febri Dwi Cahya Gumilar said...

Memang, hidup ini ada baiknya kita harus banyak bersyukur agar tida merasa kurang dan ngeluh :')

Obat Sakit said...

jangan sering-sering berhutang
jangan hiraukan mereka yhang bilang kalau tidak hutang ya tidak punya
terserah saja apa katanya
yang penting harus benar-benar bisa membayar cicilannya jika masih tetap mau berhutang

Apalagi ke rentenir
walah bisa membengkak tak mampu membayar nanti

Rohyati Sofjan said...

Wow, cuma naksir pada gambarnya. ha ha.
Soal raswa syukur, yah ada banyak hal kecil yang jangan sampai luput disayukuri. Soal musibah, emang selalu ada hikmah dan harus ikhlas karena Allah pasti sedang menunjukkan sesuatu pada kita yang lalai atau abai atau tak sengaja khilaf agar sadar.

Djangkaru Bumi said...

Setiap musibah selalu mengandung hikmah dan kebaikan. Bagaimana kita cara mengambil sudut pandang saja. Soal hutang, aduh jadi kurang semangat dalam hidup ini. Tapi ya sudahlah nikmati saja.
Hal yang paling saya takutkan adalah jika kematian datang tapi hutang belum lunas. bau surga saja tidak mau mendekat.

Dwi Sugiarto said...

Hutang harus dibayar tuh...meski sudah mati...oleh ahli warisnya tapi, dan kalau punya

Ran Soeky said...

inti dari pos ini di paragrap akhir. Intinya harus selalu bersyukur dan coba berbahagia. Udah itu doang ._. hadeh.

Post a Comment